http://tunas63.wordpress.com/2012/03/13/program-inpassing-guru-madrasah-2012/
Tahun 2012 GBPNS yang sudah
lulus sertifikasi tetapi tidak memiliki kepangkatan hasil inpassing
tunjangan profesinya tidak dapat dibayarkan.
Inpassing adalah proses penyetaraan
kepangkatan, golongan, dan jabatan fungsional guru Bukan PNS (GBPNS)
dengan kepangkatan, golongan, dan jabatan guru PNS dengan tujuan untuk
tertib administrasi, pemetaan guru dan kepastian pemberian tunjangan
yang menjadi hak mereka. Inpassing GBPNS berdasarkan pada Permendiknas
Nomor 22/2010 tentang Perubahan atas Permendiknas Nomor 47/2007 tentang
Penetapan Inpassing Jabatan Fungsional Guru Bukan PNS (GBPNS) dan Angka
Kreditnya.
Syarat untuk dapat mengikuti inpassing adalah:
1. Berijasah minimal S-1, kecuali bagi mereka yang telah lulus sertifikasi;
2. Sebagai guru tetap pada satuan pendidikan formal;
3. TMT minimal Desember 2005 dan terus menjadi guru sampai sekarang;
4. Usia maksimal 59 tahun ketika diusulkan;
5. Memiliki NUPTK;
6. Memiliki beban tugas 24 JPL/minggu.
1. Berijasah minimal S-1, kecuali bagi mereka yang telah lulus sertifikasi;
2. Sebagai guru tetap pada satuan pendidikan formal;
3. TMT minimal Desember 2005 dan terus menjadi guru sampai sekarang;
4. Usia maksimal 59 tahun ketika diusulkan;
5. Memiliki NUPTK;
6. Memiliki beban tugas 24 JPL/minggu.
Sesuai dengan Permendiknas Nomor 22/2010, inpassing harus selesai
paling lambat 31 Desember 2011. Praktis, di lingkungan Kementerian Agama
inpassing hanya berlangsung di tahun 2011. Tahun-tahun sebelumnya belum
pernah terjadi karena landasan hokum yang lama (Permendiknas Nomor
47/2007) nyaris tidak bisa dijalankan karena dalam regulasi tersebut
yang meng-inpassing guru madrasah adalah kementerian Pendidikan
Nasional. Praktiknya hal itu tidak terjadi karena guru-guru madrasah
bukan PNS jumlahnya lebih banyak daripada yang PNS. Kalau mereka harus
di-inpassing oleh Kementerian Pendidikan Nasional, Kemendiknas akan
kerepotan sendiri. Oleh karena itu, hanya sedikit saja guru madrasah
yang sempat di-inpassing oleh Kemendiknas. Dengan terbitnya Permendiknas
Nomor 22/2010 yang memberikan kewenangan Kemenag untuk meng-inpassing
guru-guru madrasah, seluruh guru madrasah yang memenuhi syarat yang
belum ter-inpassing oleh Kemendiknas harus mengajukannya kepada
Kementerian Agama.
Proses penilaian terhadap dokumen guru dilakukan di Kantor Wilayah
dan di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam u.p. Direktorat Pendidikan
Madrasah. Guru dengan kepangkatan III-a sampai dengan III-d penilaiannya
ada di Kantor Wilayah. Sementara yang kepangkatannya IV-a penilaiannya
ada pada Direktorat. Sesuai dengan time line yang telah disusun, saat
ini adalah tahap verifikasi dokumen dan penilaiannya oleh tim Direktorat
terhadap berkas yang dikirim oleh Kantor Wilayah. GBPNS yang telah
ditetapkan kepangkatannya akan mendapat SK inpassing yang diterbitkan
oleh Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI.
Kenyataannya, masih terdapat beberapa provinsi yang sampai saat ini
belum menyerahkan dokumen GBPNS untuk diverifikasi dan dinilai. Kondisi
ini tentu akan mengganggu tahapan kerja secara keseluruhan.
Diperkirakan guru madrasah yang memenuhi syarat untuk ikut inpassing
maksimal 150.000 orang guru. Kepangkatan yang didapatkan dari hasil
inpassing ini adalah minimal Guru Madya/III-a dan maksimal Guru
Pembina/IV-a. Inpassing ini harus tuntas tahun ini, terutama untuk GBPNS
yang telah lulus sertifikasi, kepangkatan yang didapatkan dari hasil
inpassing dijadikan sebagai acuan besaran pembayaran tunjangan profesi
dan tunjangan khusus. Sementara ini, besaran tunjangan profesi bagi
GBPNS sebesar Rp 1.500.000; adalah pukul rata. Ketentuan ini didasarkan
pada Kepmendiknas Nomor 72 tahun 2008 dan hanya bersifat sementara.
Tahun 2012 GBPNS yang sudah lulus sertifikasi tetapi tidak memiliki
kepangkatan hasil inpassing tunjangan profesinya tidak dapat dibayarkan.
Prosedur Inpassing GBPNS Madrasah
Melakukan registrasi madrasah secara oline di http://www.inpassing.madrasah.net/registrasi.html, data yang diminta meliputi
- identitas madrasah,
- alamat madrasah,
- jumlah tenaga kerja,
- jumlah siswa dan rombongan belajar,
- dan bagi madrasah swasta ditembah data identitas yayasan.
Contoh Form Registrasi Madrasah
Mengingat data yang diminta banyak dan beragam, sebelum register
secara online perlu mempersiapkan data sesuai yang diminta. Untuk itu,
bila diperlukan, silakan unduh contoh form registrasi madrasah berikut! (Sumber:http://pendis.kemenag.go.id/kerangka/madr.htm)
as.ww. Pak gak bisa login tu inpasing nya, gmana pak
BalasHapuswa'alaikum salam wr. wb.
BalasHapus5f kami pun berusaha registrasi, tp sampai sekarang belum bs msuk.